Ilmuwan IPB Hasilkan Telur Rendah Kolesterol


Peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan teknologi penghasil telur tinggi DHA rendah kolesterol. Yakni, dengan memberi pakan ayam dengan suplemen omega-3 yang berasal dari limbah perebusan ikan sardin dan ampas tahu.
“Teknologinya sederhana. Kami hanya memanipulasi pakan yang diberikan pada ayam petelur dengan suplemen omega-3 selama tiga minggu berturut-turut,” kata Prof Dr Ir Iman Rahayu Hidayati Susanto MS, di Kampus IPB  Baranagsiang, Bogor, Kamis (19/11).
Guru besar pakar unggas tersebut,  melakukan penelitiannya bersama Dr Komari, dari Litbang Gizi Departemen Kesehatan Bogor, pada tahun 2005. Formula supleman omega-3 khusus untuk  ayam petelur itu, kini sudah memiliki sertifikat paten dengan nomor  P 0023652.
Supleman omega-3  tersebut, berbahan baku limbah rebusan ikan sardin dan ampas tahu kering. Limbah itu diemulsi dan dispersikan menjadi  ekstrak lemak pekat. Lalu, ekstrak tersebut dicampur ampas tahu yang sudah dihaluskan. Perbandingannya, 1:1.
Dipilih limbah rebusan ikan sardin karena hasil penelitian meninjukan limbah tersebut banyak mengandung omega-3, 6, dan 9 dan kualitasnya lebih bagus dibanding sumber omega-3 dari tumbuhan.
“Suplemen omega tersebut dicampurkan dalam pakan komersial ayam petelur dengan konsentrasi lima sampai sepuluh persen. Pencampurannya dengan cara disemprot atau diaduk,” ungkap Iman Rahayu.
Dengan konsentrasi sebesar itu, jumlah asam lemak omega-3 dalam telur meningkat 10 kali dibanding telur ayam biasa. Seratus gram telur ayam dari ayam berpakan suplemen omega-3 mengandung 2.816 miligram DHA (docosahexaenoic acid), sedangkan 100 gram telur ayam biasa hanya mengandung  239 miligram DHA.
Read more »
BERIKAN KOMENTAR ()
 
wisata tradisi game kuliner